Showing posts with label Luar Negeri. Show all posts
Showing posts with label Luar Negeri. Show all posts

Sunday, 26 February 2017

PENGAKUAN RUMANA: JILBABER DIANGGAP ANCAMAN



Rumana Ahmad namanya. Dia adalah muslimah pegawai di Gedung Putih yang memakai hijab. Dia sudah bekerja di Gedung Putih sejak 2011. Di masa pemerintahan Presiden Barack Obama dia dipromosikan bekerja di bagian Dewan Keamanan Nasional. Sejak itu dia menjadi bagian dari tim penasihat Obama, khususnya dalam isu muslim Amerika.

"Saya satu-satunya muslimah berhijab ketika itu dan pemerintah Obama selalu membuat saya merasa diterima di Gedung Putih," kata dia, seperti dilansir the Atlantic, Kamis (23/2).

Namun ketika Trump terpilih jadi presiden AS dan dilantik pada 20 Januari lalu, suasana Gedung Putih berubah 180 derajat. Paling tidak itu yang dirasakan Rumana. 

"Pada Senin 23 Januari saya berjalan ke Gedung Eisenhower bertemu dengan staf baru di sana. Dengan tatapan dingin mereka terlihat terkejut atas kedatangan saya," kata Rumana.

Ketika Trump mengeluarkan kebijakan larangan imigrasi bagi warga dari tujuh negara muslim dan pengungsi Suriah, Rumana memutuskan dia ingin tetap bertahan walau dia tidak setuju dengan kebijakan itu.

"Saya tahu saya tidak bisa tetap berada di Gedung Putih di pemerintahan yang melihat saya dan orang seperti saya bukan sebagai sesama warga negara tapi sebagai ancaman," kata dia.

Akhirnya Rumana mengaku tidak tahan lagi dengan kondisi di Gedung Putih setelah Trump dilantik.

"Saya hanya bertahan delapan hari," kata dia. "Malam sebelum pergi, saya menyampaikan salam perpisahan kepada beberapa rekan kerja. Banyak di antara mereka juga sudah pergi lebih dulu."
Baca selengkapnya

Thursday, 9 February 2017

AHOK "DONALD TRUMPnya INDONESIA"

Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat tak hanya berdampak besar bagi berbagai negara, tetapi juga berpengaruh dalam kehidupan pribadi masyarakat Amerika.

Salah satunya adalah Gayle McCormick, yang memutuskan menceraikan pria yang telah dinikahinya selama 22 tahun.

Pensiunan penjaga penjara California ini terkejut ketika pada suatu hari saat tengah makan siang dengan teman-temannya, sang suami menyebut dengan gamblang bahwa ia berencana memilih Trump sebagai presiden.

"Ini benar-benar membuat saya tidak mengerti mengapa ia memilih Trump. Saya merasa dikhianati oleh suami saya sendiri," kata McCormick seperti dilansir Independent, Rabu 8 Februari 2017.

Tiga bulan setelah pemilu yang diselenggarakan pada November 2016 lalu, beberapa jajak pendapat menemukan fakta bahwa banyak kehidupan keluarga yang rusak bahkan hubungan persaudaraan yang hancur karena perbedaan pendapat.

Berdasarkan survei yang dilakukan Reuters/Ipsos terhadap 6.426 orang, yang diambil pada rentang waktu 27 Desember sampai 18 Januari, menunjukkan jumlah responden yang beradu pendapat dengan keluarga dan teman-teman karena alasan politik melonjak 6 persen dari 33 persen menjadi 39 persen.

Sebanyak 16 persen di antaranya mengatakan mereka telah berhenti berbicara dengan anggota keluarga maupun teman karena pemilu. Selain itu, 13 persen di antaranya bahkan mengatakan, mereka telah mengakhiri hubungan dengan anggota keluarga atau teman dekatnya karena perbedaan pilihan presiden.

Hingga kini pihak Gedung Putih belum memberikan pernyataan terkait hasil jajak pendapat. (sumber viva.co.id)

Nah, feneomena yang serupa juga sedang terjadi di Indonesia. Hanya karena seorang Ahok latah menyebut AL-Maidah 51. Pro dan Kontra mengalir dengan derasnya. Fenomena UNFRIEND banyak terjadi di media sosial. Lebih dari sekedar UNFRIEND, kekerasan verbalpun sampai saat ini masih terus berlangsung khususnya di media sosial. Ahok juga yang menjadi alasan terjadinya aksi massa yang kemudian di kenal dengan aksi 411 dan aksi 212. Tidak hanya sampai disini. Fenomena lain terjadi. Aksi Lapor Melapor, Ancam-mengancam, Tuding-menuding acap kita saksikan di media televisi.

Jika di Amerika Trump sukses melahirkan pro dan kontra. Maka di Indonesia ada Ahok.

Sebagai negeri yang terkenal ramah dan cinta damai, Indonesia kini mulai gaduh hanya karena Ahok. Mari kit berdoa dan berihtiar agar situasi dan fenomena ini segera berakhir.
Baca selengkapnya

LINDSAY LOHAN: AL-QUR'AN PELIPUR LARA























Pelan tapi pasti, Lindsay Lohan mulai angkat bicara soal ketertarikannya terhadap Islam. Lindsay mengakui bahwa dirinya memang sedang fokus mempelajari Islam dan juga Alquran. Hal inilah yang membuat publik yakin bahwa Lindsay telah menjadi mualaf.

Soal yang satu ini, mantan artis cilik ini belum bersedia berkomentar. Lindsay tak membantah maupun mengiyakan. Namun, diakuinya, banyak perubahan yang dialami dalam hidupnya setelah belajar dan membaca kitab suci umat muslim tersebut.

"Itu seperti pelipur lara bagi saya," kata Lindsay di acara bincang-bincang di televisi Kuwait seperti dilansir dari Firspost. 

Lindsay yang saat ini memutuskan menetap di Dubai mengaku telah membaca 15 halaman Alquran. Ia juga sedang belajar menulis dalam Bahasa Arab. "Saya juga mendengarkan Alquran di ponsel saya," ujarnya. 

Pembawa acara bernama Shoaib Rashid bertanya, "Apakah Anda merasakan sesuatu yang spesial ketika membacanya?,". 

Lindsay langsung menjawab pertanyaan pembawa acara dengan antusias. "Saya merasakan ketenangan," ujarnya. 

Lindsay pun bercerita bahwa ia juga sempat menjalani puasa di bulan Ramadan. 
Namun, ia hanya mampu bertahan tiga hari. "Itu sulit, tapi itu sangat baik. Saya merasa baik," ujar artis berambut pirang ini.
Baca selengkapnya

Wednesday, 8 February 2017

Negara Ini Menutup Penjara


Jika di Brasil dan beberapa negera terjadi kerusuhan hingga baku bunuh antar narapidana. Hingga Pemerintah sampai kewalahan dan perlu mengerahkan pasukan polisi dan militer buat mengatasi kerusuhan. Penjara di Brasil sudah sedemikian padat ditambah peregesekan antargeng kerap memanas hingga saling bunuh.

Lain pula yang terjadi di Belanda. Di Negeri Kincir Angin ini sejumlah penjara justru ditutup lantaran pelaku kriminal terlalu sedikit sehingga hanya segelintir orang yang dijebloskan ke penjara.

Sepanjang tahun lalu sudah lima penjara ditutup setelah sebelumnya ada 19 yang ditutup pada 2014 dan delapan di 2009.

Koran the Independent melaporkan, Rabu (8/2), tingkat kejahatan di Belanda turun sekitar 0,9 persen tiap tahun. Para hakim juga biasanya memberikan hukuman singkat bagi pelaku kejahatan.

Itu berarti pada 2021 nanti akan ada 3.000 sel kosong dan 300 penjara anak-anak yang tidak lagi beroperasi.

Koran the Guardian melaporkan, Norwegia bahkan mengirim pelaku kejahatan untuk dipenjara di Belanda karena rumah tahanan di sana sudah terlalu penuh.
Baca selengkapnya

Mark Zuckerberg di Kudeta??


Beredar rumor bahwa Mark Zuckerberg akan segera dilengserkan dari jajaran dewan direksi. Pasalnya sekelompok pemegang saham FB memaksa perusahaan tersebut untuk melengerkan Mark dan digantikan dengan orang lain yang lebih independen.

Ide untuk melengserjan CEO Facebook ini rupanya muncul dari sekelompok pemegang saham yang berasal dari lembaga pemerhati konsumen SumOfUs. Mereka beranggapan bahwa dewan direksi yang lebih independen akan lebih baik untuk mengawasi keputusan eksekutif perusahaan, dan lebih mendukung kepentingan pemegang saham.

Salah satu tujuan melengserkan Zuck yakni memberikan keseimbangan kekuasaan antara CEO dan dewan direksi, yang disebut dapat menghasilkan kepemimpinan dewan direksi yang lebih kuat nantinya.

SumOfUs sendiri merupakan sebuah lembaga yang menyebut dirinya sebagai komunitas online yang mengkampanyekan kewajiban dari perusahaan-perusahaan besar terhadap sejumlah masalah. diantaranya seperti perubahan iklim dunia hingga hak pekerja.

Padahal jika dilihat, bukan hanya FB yang posisi dewan direksinya diduduki oleh CEO. Contohnya perusahaan-perusahaan besar seperti Tesla, IBM, Amazon, Netflix dan Salesforce juga melakukan hal yang serupa.

Sebuah proposal yang telah diajukanoleh pihak SumOfUs mengklaim, jika ketua indepenen akan lebih mampu mengawasi eksekutif perusahaan. Meningkatkan tata kelola perusahaan serta lebih akuntabel. Facebook sendiri enggan untuk mengomentari proposal tersebut, namun mengeluarkan pernyataan ketika file pengajuan proxy bulan April.

Sejauh ini 1.500 pemegang saham Facebook telah menandatanganiproposal yang sebelumnya diajukan oleh SumOfUs. Proposal tersebut rupanya menyoroti kepemimpinan Zuck selama dirinya di Facebook.

Proposal menyebut struktur baru yang telah disetujui oleh pihak FB pada tahun lalu sebagai contoh adanya ketidakseimbangan kekuasaan. Selama pertemuan pemegang saham pada Juni 2016 lalu, peserta diminta untuk memilih proposal untuk menerbitkan saham Class C dalam menjaga Zuck dalam pengawasan.

Dalam proposal tersebut disebutkan, nilai pemegang saham akan ditingkatkan dengan kursi dewan independen yang bisa memberikan keseimbangan antara CEO dan direksi dan mendukung kepemimpinan dewan yang kuat.

Pihak FB kemungkinan besar juga akan menolak permintaan dari kelompok tersebut. pasalnya Zuck masih merupakan pemegang saham terbesar di Facebook. Sehingga bisa saja dengan mudah ia menolak proposal tersebut dengan beraliansi dengan investor Facebook yang lain.
Baca selengkapnya

Di Kota Ini, Tidak Boleh Ada Aktfitas BerIslam

Salah satu kota di Hungaria, resmi melarang pembangunan masjid, kumandang azan dan busana Muslim. Kota ini hanya bersedia menerima orang-orang Eropa kulit putih dan menolak multikultaralisme di masyarakat.

Kota yang dijuluki “anti-Islam” ini pada bulan November 2016 lalu mulai mewacanakan larangan pembangunan masjid, kumandang azan dan busana Muslim seperti niqab. Kini, larangan itu benar-benar diberlakukan.

Kota yang terletak di daerah terpencil di Hungaria selatan, di dekat perbatasan Serbia. Kota ini juga melarang propaganda homoseksual dan pernikahan sejenis.

Sang Wali Kota Laszlo Toroczkai mengatakan bahwa kota yang dia pimpin hanya berharap menerima orang-orang Eropa dan menentang multikulturalisme.

”Kami terutama menyambut orang-orang dari Eropa Barat, orang yang tidak ingin hidup dalam masyarakat multikultural,” Toroczkai, yang juga wakil pemimpin Partai Jobbik, kepada BBC, yang dilansir semalam (7/2/2017). ”Kami tidak ingin menarik (warga) Muslim ke desa (kami),” lanjut dia.

”Ini sangat penting bagi desa untuk melestarikan tradisi. Jika sejumlah besar umat Islam tiba di sini, mereka tidak akan mampu mengintegrasikan ke dalam komunitas Kristen,” kata Toroczkai.

”Kami bisa melihat komunitas Muslim besar di Eropa Barat yang belum mampu mengintegrasikan (diri), dan kami tidak ingin memiliki pengalaman yang sama di sini,” ujarnya. ”Saya ingin Eropa menjadi milik Eropa, Asia milik orang Asia dan Afrika milik Afrika. Sesederhana itu.”

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban juga telah mengadopsi kebijakan anti-imigran. Dia membangun pagar di sepanjang perbatasan dengan Serbia untuk menolak pengungsi. Dia menolak mengambil kuota penerimaan pengungsi yang ditetapkan Uni Eropa.

Pada hari Selasa (7/2/2017),  Orban mengumumkan rencananya untuk menahan para pengungsi di beberapa kamp sampai pengajuan suaka untuk mereka diproses. 

Kota anti muslim ini adalah kota ASOTTHALOM.
Baca selengkapnya

Sunday, 5 February 2017

KITAB TAURAT TERTUA DI DUNIA DITEMUKAN























Universitas Bologna di Italia menemukan apa yang mereka katakan kitab Taurat yang mungkin paling tua di dunia.
Gulungan kitab suci agama Yahudi tersebut selama ini tersimpan di perpustakaan universitas namun dengan diberi label berbeda.
Tadinya, kitab yang ditulis di atas lembaran kulit domba dan diberi label "Gulungan Nomor Dua" ini diperkirakan usianya hanya beberapa ratus tahun.
Tapi pengujian karbon menunjukkan teks di gulungan-gulungan tersebut mungkin ditulis lebih dari 850 tahun yang lalu.
Mauro Perani, pakar bahasa Ibrani di Universitas Bologna, mengatakan gulungan ini adalah kumpulan lengkap kitab Taurat tertua yang ia ketahui dan karenanya memiliki nilai yang sangat tinggi.

Dari abad ke-7

Universitas Bologna mengatakan pada 1889 salah seorang petugas perpustakaan mereka, Leonello Modona, meneliti gulungan ini dan menyatakan bahwa Taurat ini berasal dari abad ke-17.
Profesor Perani melakukan penelitian ulang dan ia menyadari bahwa huruf yang dipakai di gulungan ini sama dengan huruf dari tradisi Babilonia, yang berarti usianya sangat tua.
"Setelah mencermati perbedaan ini saya langsung berpikir bahwa usianya pasti sangat tua," kata Perani kepada kantor berita AFP.
Ia juga mengatakan kondisi gulungan Taurat ini sangat bagus.
Potongan Taurat beberapa kali ditemukan dan yang paling tua berasal dari abad ke-7.
Dalam tradisi Yahudi gulungan Taurat tidak diberi tanggal.
Sumber:
http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2013/05/130529_senibudaya_taurat_tertua
Baca selengkapnya
Karena Jilbab, Polisi Wanita New York Dilecehkan

Karena Jilbab, Polisi Wanita New York Dilecehkan

Seorang polisi wanita di New York, Amerika Serikat, mengalami peristiwa yang tak mengenakkan oleh sesama rekan kerjanya. Dia diserang secara fisik, serta dilecehkan oleh teman-temannya hanya karena menggunakan jilbab alias hijab.
Rekan-rekannya di Kepolisian bahkan mencoba merobek jilbab yang dikenakan perempuan bernama Danielle Alamrani tersebut. Tak cuma itu saja, Alamrani juga disebut sebagai 'muslim jalang' oleh teman-temannya yang tak suka melihatnya menggunakan hijab.
Alamrani tercatat bergabung dengan NYPD pada 2006, dan memeluk agama Islam setahun kemudian. Setelah kasus itu terjadi, ia kemudian menggugat rekan-rekannya yang menolak untuk kerja dengannya setelah dia mulai menggunakan jilbab saat bertugas. Demikian dilansir Metro.co.uk, Minggu, 5 Februari 2017.
Pada tahun 2010, Alamrani menyatakan pernah ada seorang sersan yang bercanda dan meledeknya. Sersan itu mengejek bila Alamrani tak harus melakukan patroli karena ditakutkan adanya insiden ledakan teror. Saat itu, banyak rekan-rekannya yang tertawa. Pada Natal 2012, dua petugas Kepolisian dilaporkan menyerang Alamrani dan mencoba untuk menarik hijab dari kepalanya.
"Mereka berteriak bahwa tak seorang pun menyukai Alamrani (penggugat). Dia juga disebut sebagai muslim jalang dan diancam akan terus dipukul di bagian wajah," tulis dokumen pengadilan Alamrani.
Atas hijab itu pula, Alamrani yang berusia 38 tahun belakangan tak lagi diperbolehkan patroli karena dianggap akan menimbulkan bahaya keamanan. Alamrani lalu ditempatkan di pos keamanan dan hanya bertugas di balik meja. Dalam dokumen pengadilan, Alamrani juga disebut sebagai teroris dan Taliban. Satu julukan lainnya, ia dianggap sebagai aib di NYPD.
Alamrani kemudian pensiun dini pada 2015, sebelum sempat pindah ke kantor polisi yang berbeda. "Saya pikir kami butuh keadilan, jika ada hal seperti itu dalam sistem hukum kita, akan terus ada sikap-sikap tak bertanggung jawab di dalam NYPD," kata Jesse Rose, pengacara Alamrani kepada NBC News. "Negara ini tak bisa membiarkan memperlakukan rekan kerja dengan cara ini."
sumber: 
http://dunia.news.viva.co.id/news/read/879144-kenakan-jilbab-polwan-di-as-ini-diperlakukan-diskriminatif
Baca selengkapnya

Trump Emosi, Larangan Muslim Dibatalkan Pengadilan Federal



Pembatalan kebijakan pelarangan warga dari 7 negara Muslim masuk Amerika Serikat (AS) membuat Presiden Donald Trump emosi. Dia langsung mengajukan banding atas perintah pengadilan federal yang membatalkan keputusannya yang dinilai kontroversial di dunia.

Dilansir harian The Independent, Minggu (5/2), banding itu dilakukan melalui the 9th US Circuit Court of Appeals, atas nama Trump, Menteri Keamanan Dalam Negeri John Kelly dan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson.

Dokumen yang dimasukan melalui pengadilan banding itu berjudul 'memerintah pelarangan dan tindak pencegahan atas perintah eksekutif 27 Januari 2017 untuk melindungi bangsa dari masuknya teroris asing ke Amerika Serikat'.

Departemen Kehakiman menyebut dokumen itu diajukan untuk mempertanyakan pembatalan untuk menghormati perintah eksekutif dari sang presiden, di mana dalam pernyataannya sempat tercantum kata 'keterlaluan' terhadap pemerintah sebelum akhirnya dihilangkan.

Trump sendiri bersumpah untuk membatalkan putusan hakim, federal tersebut. Dia menuding putusan itu membuat negaranya jauh dari penegakkan hukum dan bisa membuat orang yang berbahaya dengan mudah masuk ke AS.

"Hakim membuka negara kita untuk teroris potensial dan lain-lain yang tidak memiliki kepentingan terbaik di hati. Orang jahat akan sangat senang!" tulis Trump di Twitter.

Sebelumnya, hakim federal Amerika Serikat James Robart membatalkan kebijakan larangan imigrasi Presiden Donald Trump di seantero Amerika. Pembatalan sementara itu menjadi reaksi paling keras atas kebijakan larangan imigrasi Trump yang baru ditetapkan pekan lalu.

Koran the Daily Mail melaporkan, Sabtu (4/2), setelah Robart mengumumkan keputusannya, pihak Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan kembali menerima visa dari tujuh negara muslim yang sebelumnya dilarang oleh Trump. (sumber merdeka.com)

"Keputusan ini membatalkan perintah eksekutif mulai saat ini, tak seorang pun boleh berada di atas hukum, tidak pula seorang presiden," kata Jaksa Agung Bob Ferguson menanggapi keputusan hakim federal itu.

Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer dalam pernyataannya menyesalkan keputusan Departemen Kehakiman tersebut. dan menyebut langkah itu 'keterlaluan'.

Robart yang sebelumnya ditunjuk pada masa Presiden George W Bush, menyampaikan keputusan itu setelah negara bagian Washington dan Minnesota menyerukan penangguhan pemberlakuan larangan imigrasi Trump. Kebijakan Trump itu pekan lalu langsung menuai protes dan unjuk rasa di seantero negeri dan membuat kekacauan di banyak bandara karena sejumlah pendatang ditangkap.
Baca selengkapnya